Hitung Pajak Penghasilan Pengusaha, Bagaimana Caranya?

Menjadi kewajiban bagi warga negara untuk melakukan pembayaran pajak, entah itu pajak tanah, pajak kendaraan, atau jenis pajak lainnya. Bahkan, bagi pribadi yang memiliki NPWP wajib melaporkan pajak mereka setia tahun.

Ilustrasi. Image by StartupStockPhotos from Pixabay.com

Bagi pekerja kantoran mungkin tidak sulit untuk menghitung penghasilan mereka saat melaporkan pajak, karena jelas hasil utama mereka dari gaji yang diterima setiap bulannya. Kalau pun ada tambahan itu juga mudah untuk dihitung karena biasanya ada bukti pemotongan pajak. Lalu, bagaimana cara hitung pajak penghasilan pengusaha?

Sebelum membahas cara hitung pajak penghasilan penguasaha, mungkin perlu diketahui terlebih dahulu mengenai pengertian PPh Penguasaha. Jadi, pajak penghasilan atau PPh pengusaha merupakan pajak yang ditanggung oleh wajib pajak orang pribadi yang menjalankan kegiatan usaha atau sebagai pengusaha atas penghasilannya, baik itu dari hasil usaha ataupun dari penghasilan lainnya.

Untuk hitung pajak penghasilan penguasaha perlu diketahui terlebih dahulu sumber penghasilannya, yaitu dari gaji, laba usaha dan penghasilan dari sumber lainnya.

Penghasilan dari gaji sudah jelas, walau pengusaha sekalipun biasanya juga akan menerima gaji dari usaha yang dijalankan, karena pemilik usaha kadang punya kedudukan, misalnya sebagai direktur atau komisaris.

Penghasilan dari laba usaha, yaitu penghasilan dari laba usaha yang dia jalankan. Bentuk penghasilan pengusaha dari usaha dalam bentuk Perseron Terbatas (PT) bentuknya adalah deviden. Hasil pembagian laba dalam bentuk deviden ini juga merupakan objek pajak karena modal yang disetorkan berupa saham. Pada umumnya pajak deviden ini sudah langsung dipotong perusahaan.

Lain lagi dengan penghasilan pengusaha dari usaha dalam bentuk CV, penghasilan yang diperoleh dalam bentuk Prive. Prive merupakan penyetoran modal atau biasa disebut sebagai investasi di mana penyetoran maupun pengambilan modal oleh anggota CV yang bisa dilakukan setiap saat. Jadi Prive bukan merupakan objek pajak.

Penghasilan dari kegiatan lainnya, merupakan pendapatan yang diperoleh dari kegiatan lain yang bukan merupakan pekerjaan tetap. Bisa dikatakan penghasilan yang diperoleh dari usaha sampingan atau tenaga ahli yang melakukan pekerjaan bebas.

Perhitungan pajak penghasilan pengusaha memiliki dasar perhitungan PPh yang berbeda, karena status wajib pajak yang merupakan wajib pajak pribadi yang memiliki profesi sebagai pengusaha.

Menghitung PPh orang pribadi yang berprofesi sebagai pengusaha dan mendapatkan sumber dari gaji atas usahanya dihitung menggunakan aturan umum PPh sebagai karyawan pada umumnya, yaitu PPh dari gaji = penghasilan bruto – PTKP x tarif pajak.

Lalu, berapa besaran PTKP? Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 101/PMK.010/2016, besaran PTKP adalah Rp 54.000.000 setahun atau Rp 4.500.000 setiap bulannya, adapun rinciannya adalah:

  • Rp 54.000.000 untuk wajib pajak yang belum menikah
  • Rp 54.000.000 tambahan untuk istri yang penghasilannya digabung dengan suami
  • Rp 4.500.000 tambahan untuk wajib pajak yang statusnya sudah kawin
  • Rp 4.500.000 tambahan untuk setiap anggota keluarga yang menjadi tanggungan (maksimal tiga anggota keluarga)

Ketentuan perhitungan tarif pajak pribadi menggunakan tarif progresif berdasarkan Pasal 17 Ayat 1 UU PPh, adalah:

  • 5% untuk penghasilan sampai dengan Rp 50.000.000/tahun
  • 15% untuk penghasilan Rp 50.000.000 – Rp 250.000.000/tahun
  • 25% untuk penghasilan Rp 250.000.000 – Rp 500.000.000/tahun
  • 30% untuk penghasilan di atas Rp 500.000.000/tahun

Sedangkan untuk menghitung pajak penghasilan wajib pajak pribadi yang berprofesi sebagai pengusaha dan mendapatkan penghasilan dari sumber lainnya menggunakan perhitungan sebagai berikut:

  • PPh dari Pendapatan Lainnya = Penghasilan Bruto – PTKP x Tarif Pajak
  • Penghasilan Neto = Penghasila Bruto x Persentase Norma Penghitungan Penghasilan Neto (NPPN)

Demikian sedikit yang bisa saya sampaikan mengenai hitung pajak penghasilan pengusaha, untuk lebih jelasnya bisa mengunjungi rujukan artikel yang lengkap di klikpajak.id, atau bisa mencari referensi lain yang banyak tersebar di internet. Lebih gamblangnya bisa langsung mengunjungi kantor pajak terdekat di kota Anda.

Brotoadmojo

Seorang laki-laki | Blogger | Suka Sesukasukanya | Dari Klaten hingga Purbalingga | https://fb.com/sukadist | @sukadist

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *