#TipMenulis: Self Editing Yang Bisa Diterapkan Saat Menulis

Menulis terkadang memberikan rasa puas hingga membuat kita merasa bahwa tulisan kita adalah yang paling bagus, hal ini wajar, perasaan semacam ini perlu dijaga agar semangat menulis selalu ada dan tulisan yang kita buat bisa terselesaikan. Menulis apa saja yang terlintas dalam benak kita akan lebih baik ketimbang mengalami hambatan dalam menulis.

Bila naskah sudah terselesaikan, tugas kita selanjutnya adalah melakukan self editing atau mengedit tulisan kita sendiri. Berikut ini  tip menulis dari Stiletto Book tentang Self Editing yang saya sarikan dari tweet Stiletto dalam hastag #SelfEditing, namun sebelum memulai poin-poin berikut, sebaiknya biarkan dulu naskah kita sekitar tujuh hari, lalu baca kembali.

Sedangkan poin-poin yang perlu diperhatikan saat melakukan self editing adalah:

  1. Mengecek susunan naskah. Cek apakah susunan naskah kita sudah lengkap, terdiri dari pembuka, isi, penutup, dll?.
  2. Gaya bahasa. Gaya bahasa bisa menunjukkan ciri khas seorang penulis. Gaya bahasa juga harus disesuaikan dengan tema naskah dan siapa yang akan membacanya.
  3. Mengembangkan ide. Periksa kembali apakah masih ada bagian yang harus diberi penjelasan atau contoh?.
  4. Menyederhanakan kalimat. Kalimat yang terlalu panjang dapat membingungkan pembaca.
  5. Menyederhanakan paragraf. Jika ada dua kalimat pokok dalam satu paragraf, maka sebaiknya pecahlah menjadi paragraf lainnya.
  6. Pilihlah diksi dan istilah yang sesuai agar tulisan kita dapat memberikan efek tertentu yang kita harapkan.
  7. Cek konten, apakah ada kalimat yang mengandung fitnah, kebencian, dan SARA. Lebih baik kita menulis naskah yang memberikan atmosfer positif.
  8. Mengecek penulisan kata. Ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengecek tata tulis. Cek tanda baca. Apakah penggunaan tanda baca sudah benar?. Cek salah ketik. Semakin sedikit kesalahan ketik pada naskah kita, menunjukkan kalau kita profesional. Cek konsistensi penggunaan istilah yang sering muncul di dalam naskah, misalnya pemilihan sebutan “saya” atau “aku”. Cek huruf kapital. Periksa apakah penggunaan huruf kapital sudah tepat. Periksa kembali susunan bab, daftar isi, kata pengantar, pembukaan, isi, dan penutup.
  9. Judul. Pikirkan judul belakangan setelah naskah diedit rapi dan enak dibaca.
  10. Setelah semua proses self editing di atas selesai, kita buat sinopsis yang menarik, yuk!.

Dengan mengikuti langkah pada poin-poin diatas tentu akan membuat tulisan kita menjadi lebih rapi, tentu saja akan semakin membuat peluang naskah kita untuk dilirik editor penerbit tentu akan lebih besar. Semoga bermanfaat.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *