Pilih Blog Gratis Atau Berbayar? Inilah Alasan Pilihan Saya

Ngeblog barangkali sudah menjadi sebuah hobi bagi sebagian orang, banyak blog-blog baru yang bermunculan, entah itu karena keinginan, atau bahkan hanya karena ikut-ikutan. Namun terkadang bagi mereka yang sedang ingin memulai membuat blog, kebingungan dalam memilih platform blog atau penyedia layanan blog yang ada di internet menjadi sebuah permasalahan tersendiri. Bukan apa-apa, banyaknya referensi dan banyaknya platform blog yang ada terkadang membuat bingung mereka yang masih awam.

Pilih Blog Gratis Atau BerbayarAda banyak platform blog yang ada, mulai yang gratis sampai yang berbayar. Untuk yang sedang ingin memulai membuat blog, ada baiknya kalau membuat blog pada layanan blog yang gratis daripada yang berbayar. Ini pendapat saya pribadi, karena memang dalam ngeblog ada banyak “cobaan”, terutama soal konsistensi.

Keuntungan menggunakan blog gratisan bagi yang ingin memulai ngeblog, selain gratis, tentu saja bila nantinya tidak diteruskan atau istilahnya tidak semangat atau tidak tertarik lagi untuk ngeblog, tentu saja tidak akan rugi, paling hanya modal koneksi internet saja. Sedangkan blog berbayar tentu saja harus keluar modal dulu, minimal untuk koneksi, domain dan hosting.

Keuntungan lainnya dari blog gratisan adalah banyak sekali pilhan layanan, ada blogspot (blogger.com), wordpress.com, blogdetik, dll. Seandainya nanti ingin merubah menjadi domain sendiri, biasanya masing-masing platform tersebut menyediakan layanan domain juga, atau ada juga yang bisa menggunakan domain dari pihak ke-3.

Jadi, semua sesuai selera, ingin berbayar tidak masalah selama ada anggaran keuangan dan siap dengan konsekuensi misalkan saja timbul kejenuhan nantinya. Dan perlu diingat, kalau berbayar biasanya ada batas waktu sewa hosting dan domain. Kalau gratisan, misalkan jenuh atau timbul kebosanan ngeblog, suatu saat ingin ngeblog kembali masih bisa, karena blog gratisan biasanya tidak dihapus meski sudah tidak aktif lagi.

Jangan Hanya Ingin, Ayo Mulai Sekarang

Pernah saya mendengar seorang teman berkata bahwa dia ingin mempunyai blog, setelah mendengar cerita saya, dia tertarik juga untuk ngeblog. Tapi, nyatanya sampai sekarang belum juga dia memulai, setiap kali saya tanya alasannya ada saja. Ini hanya sebuah contoh, barangkali ada juga orang yang mempunyai keinginan seperti dia, dan belum juga memulai untuk merealisasikan keinginannya tersebut.

mulai ngeblog
Mulai Ngeblog

Mungkin wajar jika awal untuk memulai selalu dibayangi dengan ketakutan dan ada saja yang menghalangi keinginan tersebut. Tapi, selama belum memulai, saya kira keinginan tersebut sangat sulit terealisasi. Saya tidak bermaksud untuk menggurui, hanya saja awal saya ngeblog dulu juga begitu, sampai akhirnya saya beranikan diri untuk ngeblog, meski dulu hanya menuliskan kembali tulisan yang pernah ada dicatatan-catatan saya.

Sekedar cerita, dulu saya ngeblog karena ingin ini-itu, karena saya membeli buku tentang blog dan tentu saja yang namanya buku terkadang ada hal-hal menarik yang membuat saya tergerak untuk memulai. Saat saya putuskan untuk ngeblog, saya masih gagap dalam menulis sesuatu, bingung untuk menulis tentang apa, berhubung saya punya catatan-catatan dan puisi yang tersimpan di soft copy, saya hanya menuliskan puisi-puisi tersebut kedalam blog pertama saya.

Semua bertahan lumayan lama, hingga perlahan saya mulai membuat blog baru, saya belajar menulis sebisa saya, tentang apapun, dan referensi dari mana saja yang sekiranya pas dengan selera saya. Rupanya proses yang saya lalui tersebut membuat sedikit demi sedikit pemahaman saya bertambah, membuat terasah kemampuan saya, meskipun masih jauh dari kesan baik. Jadi, kurangi alasan kita, jangan hanya ingin, ayo mulai sekarang.

Ngeblog Itu Soal Hati

Ada yang bilang kalau ngeblog itu ribet, menghabiskan waktu, tapi ada juga yang bilang kalau ngeblog itu asik, menyenangkan. Itu soal rasa, masing-masing orang tentu saja punya pandangan yang berbeda-beda, karena beda orang tentu saja berbeda pula tolok ukurnya.

selera ngeblog
Selera Ngeblog

Ada yang berkata kalau ngeblog itu butuh totalitas, ngeblog itu butuh banyak waktu, ngeblog itu butuh update yang teratur. Tapi, ada juga yang bilang kalau ngeblog itu tidak harus dipaksakan, ngeblog itu tak butuh banyak waktu, ngeblog itu perlu dinikmati meskipun jarang update sekalipun, ngeblog itu yang penting niat, dan banyak pendapat lainnya. Itu soal rasa, masing-masing orang punya pendapat sendiri-sendiri, tak ada yang salah, karena ngeblog itu soal hati.

Ada yang berpendapat kalau blog itu butuh tampilan yang keren, blog yang bagus itu yang SEO-nya jempolan, tapi ada yang berpendapat kalau blog itu apa adanya, tak peduli SEO, yang penting membuat senang. Itu soal rasa, tak perlu ada pembenaran dari masing-masing pendapat, karena tidak ada salah benar, yang ada hanyalah kepuasan batin dari masing-masing orang.

Akhirnya, bukan soal salah-benar, bukan perihal asik-tidak asik, baik-buruk, tapi semua kembali pada selera. Ngeblog itu soal hati, menikmati aktivitas ngeblog lebih berarti ketimbang mengurusi pendapat orang lain yang belum tentu membuat puas batin. Intinya, ngeblog itu soal hati, orang boleh punya pendapat yang berbeda, namun muaranya pada diri masing-masing. Begitu?.

Pilih Blog Atau Jejaring Sosial? Tidak Perlu Bingung

Pilih Blog Atau Jejaring Sosial? – Blog merupakan salah satu tempat dimana saya bisa menumpahkan ide dan gagasan, tak jarang blog juga merupakn tempat saya menumpahkan uneg-uneg yang ada. Dengan blog saya merasa leluasa, tak merasa terintervensi, dan lebih nyaman. Ini menurut pendapat saya, bukan berarti orang lain juga berpendapat demikian.

pilih blog atau jejaring sosial
Blog vs Jejering Sosial

Meski belum pandai, namun saya sering mengajak teman untuk ngeblog, karena saya ingin banyak orang lain yang merasa menikmati aktivitas ngeblog. Namun tak semua orang suka ngeblog, banyak yang beralasan, banyak pula yang memang tidak tertarik. Tak masalah, bagi saya itu adalah hak bagi setiap orang, karena banyak hal lain yang bisa dijadikan tempat “pelarian” selain blog.

Jejaring sosial atau sosial media merupakan tempat favorit bagi sebagian orang, karena disini orang akan langsung bisa berinteraksi, saling berkomentar dan bertegur sapa. Saya sendiri pun terkadang menemukan keasyikan tersendiri saat menggunakan jejaring sosial, terutama facebook, dan terkadang twitter.

Orang bebas memilih, blog atau sosial media merupakan beberapa wadah untuk menumpahkan perasaan dan “bermain” kata-kata. Setiap pilihan pasti ada konsekuensinya. Saya memilih blog dibanding jejaring sosial, karena di blog bisa menulis sebanyak mungkin kata, upload sebanyak mungkin gambar, dan yang pasti bisa terarsipkan. Bagaimana dengan Anda?.

Ngeblog Itu Tak Butuh Waktu, Tapi Perlu Niat

“Aku sebenarnya ingin belajar ngeblog, tapi tidak ada waktu… “, demikian kata teman saya dalam komentarnya di facebook. Ya, hal semacam itu sudah sering saya temui, salah satu alasan kenapa banyak orang yang ingin punya blog tapi tak segera merealisasikan keinginannya tersebut. Dan saya menganggap wajar, karena masing-masing orang berlainan dalam menyikapi sesuatu.

Bila dirunut, sebenarnya semua orang mempunyai jumlah waktu yang sama dalam seharinya (1×24 jam), namun kesibukan masing-masing orang tentu saja berbeda. Diantara sekian waktu yang ada, saya percaya ada beberapa menit yang luang, dan bila diniatkan, sedikit waktu tersebut bisa menjadi ruang untuk berekspresi didalam blog.

ngeblog itu tak butuh waktuSaya sendiri kebetulan bukan orang sibuk, sehingga dapat berkata demikian, tapi saya pun terkadang juga mengalami kendala dalam ngeblog, terutama terhadap rasa malas. Kalau lagi niat, terkadang malah curi-curi waktu untuk sekedar update posting, dan ini saya anggap dinamika he.he..

Jadi, bukan soal punya atau tidak waktu, tapi ada atau tidak niat. Blog tak melulu menulis kata-kata, bisa sekedar foto, kata-kata singkat, atau apapun yang sekiranya bisa menjadi sebuah bahan postingan. Kalau update status dan komentar di facebook atau jejaring sosial lainnya saja bisa, kenapa tidak bisa untuk ngeblog?. Yang penting buat blog, kalau ada niat nanti di update, kalau lagi malas nanti dibiarkan.. nikmati saja, jangan hanya ingin, jangan banyak alasan, yang penting action!.

Alasan Kenapa Harus Ngeblog

Blog, mungkin saat ini sudah mulai memasyarakat, minimal sudah bukan sesuatu yang asing bagi sebagian orang. Namun demikian, tak jarang orang yang merasa bingung dan kurang antusias saat bicara soal blog.  Bagi yang masih awam, barangkali mendengar kata blog terbayang sesuatu yang asing, padahal sebenarnya tak begitu. Blog adalah singkatan dari Weblog, merupakan sebuah halaman di web yang awalnya digunakan untuk menyimpan links atau hal-hal menarik yang ditemukan di dunia web. Sedangkan pengguna blog yang melakukan aktivitas, membuat, menulis blog secara rutin disebut dengan Blogger.

alasan kenapa harus ngeblog

Dulu, untuk membuat website memerlukan langkah-langkah yang cukup rumit, perlu menggunakan bahasa HTML (Hyper Text Markup Language), setelah jadi, perlu di upload ke online web dengan menggunakan FTP (File Trasfer Protocol). Intinya cukup rumit dan sulit untuk sekedar membuat website. Namun sekarang untuk membuat sebuah blog cukuplah mudah, cukup mendaftar di layanan penyedia blog service, dan mulai menulis, mudah kan?. Kenapa begitu banyak orang yang menyediakan waktu untuk sekedar ngeblog?, barangkali mereka sudah merasakan manfaat dari aktifitas ngeblog. Menurut saya, ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari aktifitas ngeblog. Berikut ini alasan kenapa harus ngeblog, diantaranya:

  • Menumpahkan ide, dengan ngeblog kita bisa menuangkan ide-ide yang ada dikepala, tak perlu banyak kertas, dengan menuliskan di blog maka kita bisa melihat dan mengingat gagasan-gagasan yang ada.
  • Menyalurkan hobi, karena tak sedikit orang yang mempunyai hobi menulis, dengan memiliki blog maka kita bisa menyalurkan hobi menulis tersebut. Bukan hanya menulis saja, hobi-hobi yang lainnya pun bisa kita salurkan lewat blog, misalnya saja kita membahas segala sesuatu yang berkaitan dengan hobi kita.
  • Mencari penghasilan tambahan. Dengan blog kita bisa mencari penghasilan tambahan, misalnya saja kita bisa pasang iklan di blog, jual beli lewat blog, dan masih banyak lagi cara agar dapat memperoleh penghasilan tambahan lewat blog.
  • Tempat belajar. Dengan blog kita bisa belajar banyak, contoh nyata adalah belajar menulis, karena dengan semakin banyak menulis maka akan semakin meningkat keterampilan menulis kita. Dengan membaca dan menulis secara berulang maka otomatis akan menambah ilmu.
  • Mencari banyak teman, dll.

Memang saat ini social media atau jejaring sosial semacam facebook atau twitter sudah menjadi pilihan banyak orang, namun blog menurut saya berbeda dengan jejaring sosial yang saya sebutkan tadi, ada kepuasan tersendiri saat kita mempunyai blog. Tak percaya?, coba dan rasakan sekarang juga.

Ayo Menulis, Karena Menulis Itu Penting

Menulis bukanlah sesuatu yang asing bagi manusia, karena sebagian besar orang dapat menulis. Anak kecil hingga orang tua yang pernah sekolah atau bahkan yang tidak sekolah formal pun saya yakin dapat menulis. Menurut saya menulis itu penting, sangat penting, apapun dan di media manapun. Karena dengan menulis bisa menumpahkan perasaan, mengingat peristiwa yang terjadi sekarang, mengasah kemampuan menulis, menyalurkan bakat dan minat, dan masih banyak hal penting lainnya yang bisa diperoleh dari menulis.

Menulis Apapun Dan Dimanapun

Jaman dulu sebelum internet berkembang seperti sekarang ini, banyak orang yang memanfaatkan buku diary atau catatan harian sebagai tempat untuk menuangkan perasaan dan menulis apapun yang sedang dirasakan dan ingin diungkapkan lewat tulisan. Saya sendiri juga pernah mengalaminya waktu remaja dulu. Tapi, setelah internet mulai memasyarakat, banyak yang beralih tempat curhat, tak lagi menulis secara konvensional dengan kertas dan pena, tapi menggunakan jejaring sosial, blog, atau media lain yang tersedia di dunia maya.

Menulis itu penting

Banyak hal positif yang dapat diperoleh dengan menulis, untuk contoh orang yang sukses atau terkenal karena tulisan-tulisannya, sebut saja nama Raditya Dika yang terkenal karena tulisannya dalam blog yang kemudian dibukukan, Kambing Jantan.

Untuk saya pribadi cenderung suka menulis di blog ketimbang media lain, selain ada yang gratisan, semua yang telah kita tulis bisa terarsipkan. Lain halnya bila menulisnya di social media, misalnya facebook atau twitter, kemungkinan besar tidak akan terarsipkan. Untuk ngeblog tidak dituntut untuk pandai menulis, juga tidak butuh topik tertentu (kecuali memang memahami tema tertentu), apa saja bisa dituangkan dalam tulisan di blog. Karena mengingat betapa pentingnya tulis menulis, jadi, ayo menulis.