Ngeblog Itu Soal Hati

Ada yang bilang kalau ngeblog itu ribet, menghabiskan waktu, tapi ada juga yang bilang kalau ngeblog itu asik, menyenangkan. Itu soal rasa, masing-masing orang tentu saja punya pandangan yang berbeda-beda, karena beda orang tentu saja berbeda pula tolok ukurnya.

selera ngeblog
Selera Ngeblog

Ada yang berkata kalau ngeblog itu butuh totalitas, ngeblog itu butuh banyak waktu, ngeblog itu butuh update yang teratur. Tapi, ada juga yang bilang kalau ngeblog itu tidak harus dipaksakan, ngeblog itu tak butuh banyak waktu, ngeblog itu perlu dinikmati meskipun jarang update sekalipun, ngeblog itu yang penting niat, dan banyak pendapat lainnya. Itu soal rasa, masing-masing orang punya pendapat sendiri-sendiri, tak ada yang salah, karena ngeblog itu soal hati.

Ada yang berpendapat kalau blog itu butuh tampilan yang keren, blog yang bagus itu yang SEO-nya jempolan, tapi ada yang berpendapat kalau blog itu apa adanya, tak peduli SEO, yang penting membuat senang. Itu soal rasa, tak perlu ada pembenaran dari masing-masing pendapat, karena tidak ada salah benar, yang ada hanyalah kepuasan batin dari masing-masing orang.

Akhirnya, bukan soal salah-benar, bukan perihal asik-tidak asik, baik-buruk, tapi semua kembali pada selera. Ngeblog itu soal hati, menikmati aktivitas ngeblog lebih berarti ketimbang mengurusi pendapat orang lain yang belum tentu membuat puas batin. Intinya, ngeblog itu soal hati, orang boleh punya pendapat yang berbeda, namun muaranya pada diri masing-masing. Begitu?.

4 Comments

  1. benar mas, ngeblog itu soal kepuasan hati. kalau melihat blog orang lain kadang ingin meniru tapi akhirnya malah tidak sreg dan kembali pada selera sendiri, hehe
    _____
    terkadang harus ‘egois’ mas, mementingkan kepuasan diri sendiri untuk menjaga eksistensi -skd-

  2. Siipp…. memang harus begitu kang, kadang aku sendiri lebih senang menikmati ngeblog dalam kesendirian. Nulis apa adanya tanpa ada beban untuk membalas komentar masuk ataupun blogwalking. Karena nulis itu juga sebagai curhatan hati dan tidak perlu di kmentari 😆
    _____
    Mungkin begitu lebih baik, Pak. Menulis terkadang perlu idealis, bukan berarti egois, tapi biar lebih terasa dan mengena. -skd-

  3. Setuju Kang? Jatuh-bangun ngeblog, toh nyatanya kembali lagi ke soal selera…yang paling penting di atas semua itu adalah menulis….

    Oh ya kang? Met lebara ya? maap lahir batin…(telat gak papa..)
    _____
    Selera tak bisa dipaksa, Kang. Kalau ngeblog dengan terpaksa, hasilnya juga kurang baik, bisa-bisa malah berhenti ngeblog.
    Met lebaran, Kang. Maaf lahir batin. -skd-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *